SEJARAH & VISI MISI

KECAMATAN BATUR BANJARNEGARA

Sejarah Kecamatan Batur

Kecamatan Batur secara geografis terletak dibagian Utara dan Timur wilayah Kabupaten Banjarnegara, memiliki ketinggian antara 1663 – 2093 m diatas permukaan air laut.  Jarak dari Ibukota Kecamatan ke Ibukota Kabupaten ±, Beriklim dingi rata-rata mencapai 15 0C. Bentuk tanah sebagian besar merupakan dataran tinggi yang bergelombang ( berbukit – bukit ) dan mempunyai jenis tanah Andosol. Produktifitas tanah sedang hingga tinggi, sehingga kondisi yang demikian menjadikan Kecamatan Batur mempunyai lahan potensi pertanian yang subur untuk  tanaman hortikultura jenis sayuran. Kecamatan Batur mempunyai batas Wilayah administratif sebagai berikut :

  • Sebelah Utara berbatasan dengan  Kabupaten Batang
  • Sebelah Timur berbatasab dengan  Kabupaten Wonosobo
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan  Kecamatan Pejawaran
  • Sebelah Barat berbatasan dengan  Kecamatan Wanayasa.

Luas Wilayah Kecamatan Batur adalah  4.717,100 Ha, yang terdiri dari :

Tanah Sawah : –

Tanah Kering : 4.717,100 Ha,  dengan rincian  :

Tanah Pekarangan /  Bangunan : 4.461,654 Ha

Tanah Tegalan / Kebun : 3.023,553 Ha

Tanah Hutan Negara : 1.062,300 Ha

Kolam      :        1,500 Ha

Perkebunan :      39,850 Ha

Lainnya ( sungai, jalan, kuburan dll ) :    128,243 Ha

Secara administrasi Kecamatan Batur dibagi menjadi 8 ( delapan ) Desa, terdiri dari 35 (tiga puluh lima) Dusun. Adapun desa-desa dimaksud adalah :

  1. Desa Batur
  2. Desa Sumberejo
  3. Desa Pasurenan
  4. Desa Pekasiran
  5. Desa Kepakisan
  6. Desa Bakal
  7. Desa Karangtengah
  8. Desa Diengkulon.

Jumlah Penduduk Kecamatan Batur pada akhir bulan Desember 2009 adalah 38.086 jiwa terdiri dari 19.045 jiwa laki-laki  dan 19.041 jiwa perempuan.

Mata pencaharian penduduk Kecamatan Batur sebagian besar hidup dari sektor pertanian pada lahan tanah kering, dengan jenis tanaman hortikultura dan jenis sayuran seperti Kentang, Kol, Sawi, Wortel, Bawang Daun, Waluh, Tomat, Cabe, dan jenis sayuran lainnya.

Selain Komoditi utama pertanian tanaman hortikultura Kecamatan  Batur juga berpotensi untuk pengembangan, antara lain :

  • Tanaman Perkebunan Teh
  • Jenis Tanaman Kacang-kacangan.
  • Buah Careca
  • Jenis Tanaman penambah Stamina, Purwaceng dan Ginseng.
  • Peternakan Sapi, Domba Batur, Ayam.

Sarana dan Prasarana umum yang dapat mendukung kegiatan Pemerintahan, Pembangunan Perekonomian dan kemasyarakatan antara lain :

  • Sarana Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa
  • Sarana Jalan / Perhubungan
  • Sarana Perekonomian (Pasar, Kios dan Warung)
  • Jasa Transportasi
  • Sarana Pendidikan
  • Sarana Kesehatan
  • Sarana dan Prasarana Pariwisata di Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng.
  • Sarana  dan Prasarana Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi, yaitu PT. Geo Dipa Energi Unit Dieng.

Visi

Visi  Kecamatan  Batur  mengacu  kepada  Visi  Pemerintah  Kabupaten Banjarnegara yang tertuang dalam Keputusan Bupati Banjarnegara Nomor 061 / 15 tahun 2001 tanggal 22 Januari 2001, yaitu :

“ Terwujudnya Penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan, kegiatan Kemasyarakatan dan Pelayanan Umum yang optimal, menuju masyarakat yang Beriman, Mandiri dan  Sejahtera.“

Misi

  • Mewujudkan Pemerintahan yang efektif dan efisien .
  • Mengembangkan pemberdayaan masyarakat, ekonomi kerakyatan dan kemitraan dalam melaksanakan pembangunan.
  • Meningkatkan  usaha  sektor pertanian, pariwisata  dan industri kecil yang  berwawasan lingkungan.
  • Mengoptimalkan pelayanan masyarakat sesuai keperluannya.
  • Meningkatkan derajat hidup manusia melalui upaya peningkatan kesehatan jasmani  dan rohani.
  • Meningkatkan  kemampuan  daerah  dalam  pembiayaan  pemerintahan  dan pembangunan.
  • Meningkatkan rasa aman dan tentram dalam suasana kehidupan yang demokratis dan agamis.